Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Rusia Bakar Gas Alam Rp148,5 M per Hari di Tengah Krisis Energi Eropa

Triya Ayu

Bagikan

Rusia Bakar Gas Alam Rp148,5 M per Hari di Tengah Krisis Energi Eropa

Triya Ayu

Bagikan

rusia bakar gas
Rusia membakar gas alam 4,34 juta meter kubik atau senilai sekitar US$10 juta atau Rp148,5 miliar per hari di tengah krisis energi yang melanda Eropa.
Jakarta, Retensi.id membakar gas alam 4,34 juta meter kubik atau senilai sekitar US$10 juta atau Rp148,5 miliar per hari (Kurs Rp14.850 per dolar AS) di fasilitas gas alam cair (LNG) pabrik Portovaya Gazprom.

Berdasarkan analisis dari data satelit Rystad Energy, informasi tersebut disampaikan oleh para analis.

Pembakaran gas dilakukan oleh BUMN gas Rusia Gazprom di dekat perbatasan dengan Finlandia.

Sebelumnya Rusia melakukan ancaman bahwa akan menjerumuskan Eropa ke dalam krisis energi musim dingin. Hal tersebut dilakukan dengan pembatasan ekspor ke Jerman maupun negara-negara lain di sekitarnya. Hingga akhirnya pembakaran dilakukan.

Total gas yang dibakar setara 1,6 miliar meter kubik per tahun, atau sekitar 0,5 persen dari permintaan gas blok. Hal ini disampaikan oleh para analis.

Rystad Energi mengungkapkan bahwa pembakaran memancarkan 9.000 ton karbondioksida setiap hari yang setara dengan hasil emisi selama setahun penuh oleh lebih dari 1.100 rumah rata-rata di Amerika, sehingga dikatakan sebagai bencana lingkungan.

Rystad mengatakan bahwa seharusnya Rusia membiarkan gas tersebut untuk Eropa melalui pipa, daripada melakukan pembakaran.

Sepanjang tahun ini, ekspor gas Rusia ke Eropa turun 77 persen dibandingkan pada 2021 lalu. Kemelut di blok yang dipicu perang Rusia dengan Ukraina mengakibatkan penurunan tersebut.

Padahal sebelum konflik terjadi, Moskow menyumbang 45 persen dari total impor gas Uni Eropa.

Baca berita RetensiID lainnya di: Google News RETENSI.ID