peringkat

Menparekraf Apresiasi Sony Music Cetak Banyak Penyanyi Berprestasi di AMI Awards 2023

/

JAKARTA, RETENSI.ID – Menteri dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi keberhasilan Music Entertainment dalam mencetak banyak penyanyi pendatang baru yang berhasil meraih prestasi di ajang Anugerah Indonesia (AMI) Award 2023.

“Aruma, Aziz Hendra, dan Amora Lemos berhasil memboyong penghargaan Anugerah Musik Indonesia 2023, congratulation, tepuk tangan untuk Sony Music,” kata Menparekraf Sandiaga di acara “The Weekly Brief with Sandi Uno” di Jakarta, Senin (27/11/2023).

Menparekraf Sandiaga menilai, Sony Music Entertainment Indonesia sangat konsisten berinovasi dan berkonsentrasi dalam mengembangkan potensi musisi di Indonesia. Hal ini terbukti salah satunya dari keseriusan itu dalam industri musik di Indonesia sehingga menjadi satu-satunya di tanah air yang memiliki studio dengan sertifikasi Dolby Atmos 9.1.4.

Lebih lanjut, Menparekraf Sandiaga menjelaskan, Indonesia sudah berada di ke-3 di dunia dari segi ekonomi kreatif, termasuk musiknya.

“Dan musik Indonesia sudah betul-betul menjadi barometer apalagi di Asia Tenggara dan Benua Asia. Kalau kita lihat total pendapatan streaming musik di Apple Music, Spotify, sebanyak 67 persen pendapatannya, ini terus meningkat dan memberikan dampak positif yang besar bagi sektor ekonomi khususnya subsektor musik,” kata Menparekraf Sandiaga.

Country Head, Sony Music Entertainment Indonesia (SMEI), Muhammad Soufan, menyampaikan, yang dilakukan Sony Music dalam mencari musisi muda dengan bakat yang potensial seperti Aruma yakni menggunakan untuk menjaring bakat dan baru.

“Pertama kali kami menemukan Aruma ini melalui media sosial Instagram dan Tiktok, dari situ kami perhatikan dia mempunyai satu vokal karakter yang berbeda dari yang lain,” kata Soufan.

Menparekraf Paparkan Realisasi Program Kerja Parekraf 2023 di Hadapan Komite III DPD RI

/

JAKARTA, RETENSI.ID – Menteri dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memaparkan Realisasi Program Kerja tahun 2023 dalam rapat kerja dengan Komite III Dewan Perwakilan Daerah () RI.

Dalam rapat yang digelar di Gedung B Sekretariat DPD RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (27/11/2023), Menparekraf Sandiaga memaparkan ada sejumlah yang terealisasi dalam program kerja pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) tahun 2023. Capaian-capaian tersebut di antaranya adalah peningkatan nilai devisa pariwisata menjadi 10,46 miliar dolar AS, persentase kontribusi PDB (Produk Domestik Bruto) mencapai 3,83 persen per triwulan III 2023, dan angka kunjungan mancanegara mencapai 8,51 juta kunjungan.

“Wisatawan mancanegara ini sudah dua kali kami revisi, Pak Ketua. Awalnya 7,4 (juta), setelah itu 8,5, sekarang kelihatannya kita akan menembus 10 juta,” kata Sandiaga.

Sandiaga mengungkapkan capaian angka perjalanan wisatawan mancanegara, melampaui target pencapaian awal yang telah ditetapkan sebelumnya, yaitu 7,4 juta. Sedangkan, terkait travel and tourism development index (TTDI), untuk tahun 2024 diharapkan bisa menembus 30 besar dunia.

Untuk meningkatkan pencapaian tersebut di masa mendatang, dalam rapat ini Menparekraf Sandiaga mengajak Komite III DPD RI untuk berkolaborasi dalam menjadikan sektor parekraf sebagai lokomotif kebangkitan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja di . “Kami harap teman-teman DPD bisa ikut berkontribusi sehingga target kita dalam menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru di 2024 bisa tercapai,” katanya.

Menanggapi capaian tersebut, Ketua Komite III DPD RI, Hasan Basri, selaku pimpinan rapat mengapresiasi capaian dan realisasi program Kemenparekraf/Baparekraf hingga triwulan ke-III tahun 2023. “Kami juga mendorong penguatan program kegiatan dan anggaran Kemenparekraf/Baparekraf tahun 2024 seperti rencana strategis dan rencana kerja tahun 2024, pagu anggaran 2024, serta program strategis tahun 2024 yang mendukung adanya pemerataan dan mendorong pertumbuhan daerah pariwisata dan ekonomi kreatif di seluruh Indonesia,” ungkap Hasan.