megawati

Gibran Silaturahmi Dengan Megawati, Ditemani Puan

Jakarta, Retensi.id – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri didatangi oleh Gibran Rakabuming Wali Kota Solo di kediamannya. Gibran ditemani oleh Ketua DPR RI Puan Maharani. Puan mengunggah momen silaturahmi Gibran dengan Mega

Langkah Politik Puan dan Mega Kunjungi Proyek KEK Sanur, Bali

BALI, RETENSI.ID –  Beredar sebuah foto Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang terlihat mengunjungi proyek pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di daerah Sanur, Denpasar Selatan, Bali pada hari Senin (16/01/23). Perempuan yang dikenal sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN itu diketahui

“Presiden Benar Dipilih Rakyat, Tapi Partai yang Berikan Nama!” Ucap Megawati saat Ditanya Mengenai Jokowi yang Dianggap Petugas Partai

JAKARTA, RETENSI.ID – Ketua Umum dari , menjelaskan alasan mengapa dirinya kerap mengatakan jika Presiden , adalah .

Megawati mengatakan jika dirinya memang setuju dengan pernyataan Presiden memang dipilih oleh rakyat. Namun, menurutnya Presiden sendiri diusulkan oleh partai untuk maju di kontes . Bukan hanya oleh PDIP, namun juga oleh partai-partai lain.

“Ada yang mengatakan presiden dipilih rakyat. Ya betul, tapi kalau tidak ada parpolnya, yang memberikan nama, itu kan sudah mekanismenya begitu untuk dipilih,” ucap Megawati saat berada di penutupan Rakernas IV PDIP yang diadakan pada hari Minggu (01/10/23).

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar pola pikir dari masyarakat mengenai istilah petugas partai mestinya ditata ulang. Dia mengaku kalau dirinya kerap bingung saat dihujat ketika menyebut kadernya, adalah seorang petugas partai.

Hal ini karena Mega sendiri menyebut dirinya sebagai petugas partai. Dia menjelaskan jika dirinya adalah petugas partai karena telah diberikan mandat oleh partai sebagai ketua umum.

“Saya itu sampai bingung, lah kok saya bilang Pak Jokowi petugas partai, kader, loh kok saya diomongkan. Yang namanya katanya terlalu sombong. Itu adalah ad/art di partai kita,” lanjut Megawati.

“Saya pun petugas partai loh. Ditugasi oleh partai untuk menjadi dipilih kalian untuk bertanggung jawab sebagai ketua umum,” akhiri Megawati dalam pernyataannya.

Patung Soekarno Diresmikan di Jogja, Megawati dan Ganjar Ikut Peresmiannya

JOGJA, RETENSI.ID – Ketua Umun PDI Perjuangan dan bakal capres dari Pranowo terlihat menghadiri acara di daerah Oemah Petroek, pada hari Rabu (23/08/2023). Menurut pantauan awak media, Megawati tiba di lokasi sekitar pukul 12.55 WIB. Dalam kunjungannya, Megawati didampingi langsung oleh Ganjar Pranowo hingga Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Dalam video yang beredar, nampak Megawati memakai pakaian berwarna putih diselingi oleh selendang berwarna biru dongker. Sementara Ganjar terlihat memakai seragam berwarna hitam. Megawati lalu berjalan beriringan ke area pendopo, mereka memperhatikan karya foto tentang Bung Karno yang sudah dipersiapkan oleh tim acara dalam peresmian patung.

Sekretaris DPD PDIP DIY Totok Hedi Santosa yang sekaligus adalah Ketua Panitia mengatakan jika sosok Bung Karno dihadirkan lantaran rekam jejaknya yang sangat berpengaruh bagi . Patung yang hadir di Oemah Petroek memiliki cerita dengan kesannya tersendiri.

“Bagaimana kita mencoba mengabadikan bahwa ini bagian dari sejarah perjalanan sebuah bangsa. Jadi, siapapun patung-patung itu memang sangat ada besar kemungkinannya untuk kita bangun di sini,” ucap Sekretaris DPD PDIP DIY Totok Hedi Santosa saat berada di lokasi.

Menurutnya, Bung Karno adalah pemimpin bangsa yang memiliki sejarah yang panjang bagi Bangsa Indonesia dalam masa penjajahan. Dengan hadirnya Bung Karno di Oemah Petroek ini, menandakan jika sosoknya sangat berjasa di Indonesia.

“Bung Karno sebagai penanda bagi kita semua bahwa Bung Karno dari awal memahami bahwa bangsa kita ini beraneka, bermacam-macam sehingga harus disatukan di dalam satu kerangka yang kita kenal sebagai Pancasila itu. Patung ini menjelaskan kepada kita bahwa Bung Karno hadir di sini, Bung Karno hadir di akar rumput,” akhiri Totok dalam pernyataannya.

“Kok Bisa Sampai MA Gajadi Hukum Mati?” Ucap Megawati Heran dengan Keputusan MA Terkait Ferdy Sambo

, RETENSI.ID – Ketua Umum menyenggol pernyataan Agung () yang membatalkan hukuman mati yang dijatuhkan pada mantan Kadiv Propam Ferdy dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J) beberapa bulan lalu.

Dalam pidatonya, awalnya mengaku sangat heran dengan perbuatan Sambo, seorang yang berpangkat jenderal bintang dua dengan teganya membunuh anak buahnya sendiri.

“Tapi ada juga ya jenderal, makanya aku nyentil itu Pak Sambo, kok anak buah sendiri bisa dibunuh? Udah gitu saya mikir gini, hukum ini hukum apa ya sekarang?” senggol Megawati soal Sambo dalam pidatonya di acara ‘Sosialisasi Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Pada Satuan Pendidikan Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka’ di Jakarta Selatan pada hari Senin (21/08/23).

Megawati juga mengatakan jika Sambo awalnya sudah divonis hukuman mati pada tingkat pertama hingga banding. Ia mempertanyakan mengapa hukuman Sambo bisa dikurangi setelah masuk MA.

“Sudah dua pengadilan, yang tingkat pertama hukuman mati, yang kedua hukuman mati, masuk ke MA eh kok pengurangan hukuman?” lanjut Megawati.

Meski demikian, ketua umum PDIP itu mengatakan jika dirinya tetap menghormati putusan MA tersebut. Namun, ia memang tidak habis pikir dengan alasan MA yang mengubah hukuman mati Sambo menjadi penjara seumur hidup.

“Bagi saya, saya menghormati Mahkamah yang namanya Agung, saya menghormati Mahkamah Konstitusi yang meskipun itu saya yang buat, bayangin saya ini sebagai presiden banyak lho buat ini,” akhiri Megawati dalam pidatonya.

Megawati Sahkan Kapal RS Terapung PDIP di Pelabuhan Tanjung Priok

, RETENSI.ID PDI Perjuangan () hari ini tiba di Pelabuhan , Jakarta Utara (Jakut) untuk meresmikan beroperasinya Rumah Sakit Terapung Laksamana Malahayati dan Kapal Kesehatan Rakyat untuk umum.

Megawati tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada hari Sabtu (10/06/2023) sekitar pukul 10.50 WIB. Dia didampingi oleh Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo dan Sekjen PDIP Hasyo Kristiyanto dalam kunjungannya. Selain kedua orang itu nampak juga Menteri Perhubungan Budi Karya dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang menyambut kedatangan Megawati. Setelah sambutan itu, Megawati terlihat duduk di kursi yang telah disediakan oleh penyelenggara acara.

Acara dimulai sekitar pukul 10.55 WIB, dengan menyanyikan lagu kebangsaan Raya, lalu dilanjutkan dengan peresmian oleh Megawati.

Sebagai informasi, PDIP sebelumnya juga sudah meresmikan dan meluncurkan kapal lainnya pada bulan Maret lalu. Kapal itu direncanakan akan menjangkau masyarakat sampai ke pelosok Indonesia.

Megawati Akan Sahkan Sekretariat Relawan Ganjar 1 Juni Mendatang

, RETENSI.ID –  Ketua Umum , Megawati diberitakan akan ikut serta dalam pengesahan Sekretariat Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pranowo di 2024 mendatang. Kabar ini dikonfirmasi oleh Ketua Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Ganjar, Ahmad Basarah yang mengatakan jika selain Megawati, Ganjar selaku bakal capres dari PDIP akan hadir juga dalam sekretariat yang akan dilaksanakan pada 1 Juni mendatang.

“Peresmian sekretariat ini sudah dapat dilakukan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu bersama Capres Ganjar Pranowo pada tanggal 1 Juni 2023 mendatang,” ucap Basarah di Jakarta pada hari Jumat (12/05/23).

Sampai saat ini, setelah 15 hari dibentuk oleh DPP PDIP, Basarah menjelaskan jika sudah ada sebanyak 457 relawan yang telah tergabung dan tercatat dalam pusat data TKRPP-PDIP. Masa pendaftaran relawan ini masih akan dibuka hingga 28 Oktober mendatang.

“Ini untuk memastikan agar semua elemen partai pengusung dan pendukung Ganjar Pranowo dan calon wakil presidennya bergerak dan bekerja secara bergotong royong,” lanjut Basarah dalam pernyataannya.

Meski berada di bawah PDIP, dia menjelaskan jika seluruh organisasi relawan yang tergabung dalam TKRPP-PDIP akan menyatu dalam struktur Tim Kampanye Nasional Ganjar di bersama dengan partai koalisi dan yang telah ditetapkan.

PDIP Buka Suara Soal Tiktoker Bima yang Bilang Megawati Janda

JAKARTA, RETENSI.ID – Sebuah video yang diunggah oleh seorang Tiktoker asal Lampung yang namanya menjadi perbincangan media sosial akhir-akhir ini, Yudho Saputro kembali viral. Setelah membuat konten mengenai infrastruktur Lampung yang jelek, Bima kembali menjadi pembicaraan setelah perkataannya dalam sebuah video mengenai PDI Perjuangan () sebagai beredar di media sosial.

Video tersebut diunggah oleh Bima lewat akun Tiktoknya yang bernama @awbimaxreborn pada hari Senin, 3 April 2023. Video berdurasi 23 detik tersebut telah disukai sebanyak 447 ribu akun dan mendapatkan sebanyak 11,5 ribu komentar.

Unggahan tersebut dibuka dengan Bima yang menampilkan sebuah potongan video saat Najwa Shihab melakukan wawancara terhadap Gubernur Jawa Tengah Pranowo perihal alasannya tidak mendukung Timnas untuk bertanding di Piala Dunia U-20 yang sebelumnya akan diadakan di .

Video dilanjutkan dengan Najwa yang menanyakan apakah keputusan tersebut adalah perintah kepada Ganjar, setelah itu video beralih ke pernyataan Bima.

“Udah ketebak dah, lagian disuruh ngomong sama itu janda, janda satu itu, lo nurut. Aduh udah deh enggak usah ditanggepin,” ucap Bima dalam video tersebut.

Unggahan Bima tersebut menjadi viral dan mengundang perhatian dari politikus senior PDIP Hendrawan Supratikno yang menilai jika Bima tengah menderita sindrom popularitas. Namun ia menyayangkan mengapa seperti Bima tidak bisa membekali diri dengan pengetahuan yang substantif.

“Anak-anak muda yang terkena sindrom popularitas harus lebih memperkaya diri dengan pengetahuan yang substantif. Bila tidak, instrumen komunikasi yang viral dijejali aneka tontonan yang dangkal dan tuna etika,” ucap Hendrawan pada hari Minggu (23/04/23).

Langkah Politik Puan dan Mega Kunjungi Proyek KEK Sanur, Bali

BALI, RETENSI.ID –  Beredar sebuah foto yang terlihat mengunjungi proyek pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di daerah Sanur, Denpasar Selatan, Bali pada hari Senin (16/01/23).

Perempuan yang dikenal sebagai Ketua Dewan Pengarah itu diketahui tidak sendirian dalam kunjungannya itu. Dia didampingi oleh beberapa pejabat negara. Ketua DPR , Menteri BUMN Erick Thohir, dan Gubernur Bali Wayan Koster diketahui ikut mengunjungi proyek KEK Sanur tersebut.

Area Sanur sudah menjadi visi dari presiden pertama , Ir Soekarno sebagai jantung dari yang dibangun di Bali. Hal ini menjadi alasan mengapa Megawati mengunjungi proyek tersebut. Pihak pembangunan menargetkan proyek KEK Sanur itu rampung jelang akhir 2023. Erick menjelaskan bahwa target tersebut tertunda dari sebelumnya diharapkan selesai pada Agustus 2023.

“Jadi ini sempat tertunda. Inilah kenapa kita ingin menargetkan yang tadinya bulan Agustus semuanya jadi. Katanya janjinya November 2023 ini, kalau bisa Desember 2023 saja sudah luar biasa,” ucap Erick saat menjelaskan progres pembangunan KEK Sanur di lokasi bersama Megawati.

Kunjungan yang dilakukan Megawati dan Maharani ini dinilai netizen sebagai langkah awal bagi mereka untuk maju di 2024, setelah sebelumnya beredar rumor bahwa Megawati atau Puan akan maju sebagai calon presiden dari PDIP untuk pilpres 2024.

Megawati : Jokowi Kasihan Tanpa PDIP!

, RETENSI.ID –  Sebuah video yang menunjukkan pidato kepada anggota di media sosial. Pasalnya terdapat beberapa pernyataan PDIP itu yang menjadi sorotan netizen Internet.

Diketahui video itu diambil pada saat pidato Megawati di acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 PDI Perjuangan yang diadakan di Jakarta International Expo pada Selasa (10/01/2023).

Dalam pidatonya itu, Megawati kerap menyinggung tentang bagaimana terpuruknya dia apabila tidak dibantu oleh PDIP.

“Pak Jokowi itu kayak begitu lho, mentang-mentang. Lah iya, padahal Pak Jokowi kalau enggak ada PDI Perjuangan juga, aduh, kasihan dah,” ucap Megawati dalam pidatonya sambil tertawa.

Megawati melanjutkan pidatonya itu dengan sindiran kepada Jokowi dengan menceritakan jika seandainya PDIP tak memberikan dukungan, maka Jokowi tidak akan jadi orang seperti sekarang. “Lho legal formal lho, beliau jadi presiden itu enggak ada kan ini, legal formal diikuti terus sama saya,” lanjutnya.

yang berada di barisan depan pada saat itu hanya bisa tersenyum mendengar pidato Ketua umum PDIP tersebut. Namun terlihat juga Jokowi sempat memasang muka yang kaku setelah mendengar pernyataan Megawati.

PDIP : Megawati Masuk Akal Nyapres di 2024

, RETENSI.ID – Ketua DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga mengeluarkan statement yang menjadi sorotan publik pada saat ia berada di dalam diskusi yang berlokasi di Kopi Politik, Jakarta Selatan, Sabtu (07/01/23). Statement yang ia keluarkan itu menyinggung peran , Putri dalam pemilihan 2024.

Statement yang kembali maju sebagai Capres di 2024 itu berawal dari ucapan salah satu petinggi Total Politik Budi Adiputro. yang bertanya pada Eriko apakah usulan Megawati nyapres 2024 itu masuk akal atau tidak.

Eriko mengatakan bahwa usulan itu masuk akal karena Megawati menjadi satu-satunya di PDIP yang memegang hak untuk mengajukan siapa calon presiden yang diusung oleh PDIP tahun depan.

Sehingga, Ia menjelaskan jika nantinya Megawati akan memiliki dua pilihan terkait . Yaitu menggunakan hak itu untuk mencalonkan dirinya sendiri untuk maju atau memberikan kesempatan itu kepada kader PDIP lain.

Namun Eriko sendiri belum bisa menyampaikan dengan pasti apa yang akan dilakukan oleh Megawati pada pilpres 2024 nanti.

Banjir Kritikan!, BRIN Lembaga Pimpinan Megawati Salah Prediksi Badai Hujan

, RETENSI.ID () menjadi perbincangan netizen karena prediksinya tentang yang akan terjadi di daerah pada hari Rabu (29/12/22) meleset.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada yang didirikan oleh Presiden melalui Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2019 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional. BRIN sendiri di ketuai oleh Laksana Tri Handoko dengan Putri sebagai Ketua Dewan Pengarahnya.

Namun aksi BRIN sedang menjadi pembicaraan hangat di media sosial karena pada sebelumnya, mereka meramalkan jika Rabu (28/12/22) akan terjadi badai hujan di daerah Jabodetabek, berlawanan dengan pernyataan yang mengatakan hanya ada hujan berat yang terjadi pada hari itu.

Peringatan itu disampaikan oleh salah satu peneliti klimatologi BRIN, Erma Yulihastin. Badai itu dikatakan juga dapat mengakibatkan banjir di area Jakarta dan sekitarnya. Hal ini disebabkan oleh apa yang disebutnya sebagai ‘tol hujan’ yang sedang melewati Selat Sunda dan bergerak ke timur.

BMKG segera menepis informasi yang disampaikan peneliti BRIN soal potensi badai besar yang akan terjadi di wilayah Jabodetabek pada Rabu (28/12). BMKG memprediksi akan terjadi hanya akan ada hujan lebat.

“Prakiraan cuaca tanggal 28 Desember 2022 pada umumnya adalah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat namun bukan badai besar. Peningkatan curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi pada tanggal 30 Desember 2022,” ujar BMKG dalam Twitternya.

Tentunya setelah hari yang diprediksi lewat dan tidak terjadi badai hujan, BRIN mendapat banyak kritikan dari netizen karena tidak kompeten dan membanding-bandingkannya dengan BMKG yang dinilai selalu on-point.