Kemenparekraf

Kemenparekraf Gelar Misi Penjualan di Singapura dan Malaysia

/

, RETENSI.ID – Kementerian dan /Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (/Baparekraf) menggelar misi penjualan di Singapura dan sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dari wilayah Asia Tenggara.

Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Kemenparekraf/Baparekraf Ni Made Ayu Marthini dalam pernyataanya di Jakarta, Selasa (3/10/2023) menjelaskan misi penjualan dilaksanakan dalam rangka program promosi pariwisata dan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asal Asia Tenggara, khususnya Singapura dan Malaysia ke Indonesia.

“Kami melaksanakan kegiatan sales mission di Singapura dan Johor Bahru, Malaysia pada 25 dan 27 September 2023. Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Kemenparekraf/Baparekraf bersama KBRI Singapura dan KJRI Johor Bahru,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I (Asia Pasifik) Kemenparekraf/Baparekraf Wisnu Sindhutrisno menjelaskan Kemenparekraf/Baparekraf pada tahun ini juga fokus mempromosikan pariwisata melalui program-program yang mendukung konsep pariwisata berkelanjutan seperti Desa dan Gastronomi, sebagai upaya mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs).

“Singapura dan Malaysia merupakan pasar potensial bagi Indonesia dengan wisatawan masing-masing negara tersebut ke Indonesia sebesar 917.000 dan 656.300 wisatawan pada 2023. Oleh karena itu Kemenparekraf/Baparekraf terus berupaya mendorong kunjungan wisman ke-5 destinasi , serta Jakarta sebagai hub ke berbagai provinsi di Indonesia dengan potensi wisata dan kuliner tren terkini,” katanya.

Dalam misi penjualan ini Pemerintah Indonesia mengundang 45 travel agent/travel operator (TA/TO) Singapura dan 40 TA/TO Malaysia serta diikuti oleh 10 TA/TO dari Indonesia.

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mendorong perolehan target kunjungan wisman dari Asia Tenggara, khususnya Singapura dan Malaysia sekaligus memberikan informasi terkini perkembangan pariwisata di Indonesia, khususnya di 5 destinasi super prioritas terkait konektivitas, amenitas, serta paket wisata.

Kegiatan ini mempertemukan para buyers Singapura dan Johor Bahru, Malaysia dengan pelaku industri pariwisata Indonesia (sellers) dalam sesi business meeting dengan format table top.

Istana Berbatik Jadi Momentum Promosi Batik ke Kancah Internasional

/

, RETENSI.ID – Kementerian Pariwisata dan /Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (/Baparekraf) akan mengelar pagelaran busana dalam rangka mempromosikan batik ke kancah intenasional sebagai identitas bangsa.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya dalam “Weekly Brief With Sandi Uno”, Senin (25/9/2023) menjelaskan pada 2 Oktober 2009, batik menggema pertama kali di ruang sidang UNESCO yang bertempat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Melalui sidang Intergovernmental Committee for the Safeguard of the Intangible Cultural Heritage, batik resmi menjadi Warisan Budaya Takbenda (WBTb) milik .

“Istana Berbatik menjadi bagian untuk merayakan hari batik yang dirayakan setiap tanggal 2 Oktober. Dan pagelaran ini menjadi momentum untuk mempromosikan batik ke kancah internasional,” ujar Nia Niscaya.

Sementara itu, Plt. Direktur Event Nasional dan Internasional Kemenparekraf/Baparekraf Ni Komang Ayu Astiti menjelaskan Istana Berbatik akan dilaksanakan 1 Oktober 2023 di Istana Merdeka, Jakarta yang diisi dengan fashion show, pertunjukan musik dan , serta eksibisi batik dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional.

“Kegiatan ini akan dihadiri oleh Presiden RI beserta Ibu Negara, Wakil Presiden RI beserta Ibu, jajaran Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju, Duta Besar dari negara sahabat, Keluarga , figur publik, dan juga masyarakat,” katanya.

Berdasarkan Kementerian Perindustrian, nilai batik dan produk batik pada 2022 mencapai 64,56 juta dolar AS atau meningkat sebesar 30,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Pada tahun ini ditargetkan nilai ekspor dapat mencapai 100 juta dolar AS.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengajak berbagai lapisan masyarakat agar dapat mencintai dan melestarikan budaya Indonesia, dalam hal ini batik sebagai warisan budaya bangsa yang telah mendapatkan pengakuan dari UNESCO. Batik sendiri merupakan entitas budaya bangsa yang tidak hanya menjadi milik salah satu suku tertentu, namun menjadi milik seluruh Nusantara,” katanya.

Kemenparekraf Ajukan Tambahan Pagu Indikatif Anggaran 2024 Sebesar Rp117 miliar

/

JAKARTA, RETENSI.ID – Kementerian Pariwisata dan Kreatif/Badan Pariwisata dan (/Bapakrekraf) mengajukan tambahan indikatif 2024 sebesar Rp117.344.832.000 dalam rapat kerja dengan X DPR RI.

Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam rapat kerja yang digelar di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (12/9/2023) mengatakan untuk tahun anggaran 2024, Kemenparekraf sebelumnya telah mengajukan pagu indikatif sementara sebesar Rp3.416.787.309.000. Dengan demikian, saat ini pagu indikatif tahun anggaran 2024 Kemenparekraf pun naik menjadi Rp3.534.132.141.000 atau sekitar 3,43 persen.

Terkait penambahan pagu anggaran ini, Menparekraf Sandiaga mengapresiasi persetujuan dan dukungan yang diberikan oleh Komisi X DPR. “Ini adalah hal yang sangat tidak kita duga, jadi memang (tambahan anggaran) dialokasikan untuk hal yang sangat kita butuhkan untuk membangun pariwisata kita terutama di destinasi ,” kata Sandiaga.

Tambahan anggaran ini, kata Sandiaga, rencananya dialokasikan untuk dua politeknik negeri pariwisata baru di Indonesia, yaitu Poltekpar Manado dan Poltekpar Solo Raya. Selain itu, penambahan anggaran ini juga sesuai dengan prioritas nasional ketiga dari RKP (rencana kerja pemerintah) tahun 2024 yaitu meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

Hal ini mendapat tanggapan positif dari Agustina Wilujeng Pramestuti selaku rapat. Menurutnya, Komisi X dan Kemenparekraf perlu mengkaji lebih jauh mengenai peranan poltekpar dalam mengembangkan SDM di Indonesia.

“Kajian dan diskusi ini perlu diperdalam lagi untuk mengoptimalisasi peranan poltekpar dalam meningkatkan performa SDM parekraf di Tanah Air,” kata Agustina.

Menparekraf Paparkan Rencana Kerja Kemenparekraf Tahun 2024 di Hadapan Komisi X DPR

/

JAKARTA, RETENSI.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Salahuddin Uno memaparkan rencana kerja dan Kemenparekraf/Baparekraf tahun 2024 di hadapan X RI.

Dalam kerja yang digelar di Gedung DPR RI, Kamis (31/8/2023), Menparekraf Sandiaga mengatakan untuk tahun anggaran 2024, Kemenparekraf telah mengajukan pagu indikatif sementara sebesar Rp3.419.987.309.000. Dalam perkembangannya, pagu indikatif ini mengalami penurunan sebesar 0,09 persen menjadi Rp3.416.787.309.000.

“Dapat kita lihat di sini ada penurunan Rp3,2 miliar karena pengurangan pinjaman luar yang ada di Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur. Untuk posnya itu ada di (Direktorat) Tata Kelola Destinasi yang berkaitan dengan penguatan pariwisata berkelanjutan,” kata Sandiaga.

Menurut Sandiaga, Kemenparekraf masih bisa membiayai program kerja tersebut tanpa harus menambah pinjaman luar negeri lebih banyak. Sandiaga juga menyebutkan pagu indikatif 2024 ini juga lebih besar dari pagu anggaran 2023 yang berjumlah Rp3.404.157.600.000.

Sementara itu untuk kinerja 2024, Sandiaga memaparkan ada beberapa target yang ingin dicapai oleh Kemenparekraf. Target-target tersebut adalah:
1. peningkatan kontribusi PDB (Produk Domestik Bruto) sebesar 4,5 persen.
2. Peningkatan nilai devisa pariwisata hingga 7,38-13,08 miliar dolar AS.
3. Peningkatan jumlah tenaga kerja pariwisata hingga 22,08 juta orang.
4. Peningkatan jumlah kunjungan mancanegara hingga menyentuh angka 9,5-14,3 juta kunjungan.
5. Peningkatan nilai tambah sebesar Rp1.347 triliun
6. Peningkatan nilai produk ekraf sebesar 27,53 miliar dolar AS
7. Peningkatan jumlah tenaga kerja ekraf sebesar 24,7 juta orang.

“Untuk target jumlah pergerakan wisatawan nusantara, kami sedang berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga lain dan sedang menunggu konfirmasi. Sedangkan untuk peningkatan Travel and Tourism Development Index ini penilaiannya setiap dua tahun sekali,” katanya.

Menanggapi pemaparan tersebut, Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda yang bertindak sebagai pimpinan rapat menyatakan pihaknya dan Kemenparekraf perlu melakukan pendalaman RAPBN 2024 serta RKA K/L 2024. “Komisi X dan Kemenparekraf sepakat akan melakukan pendalaman materi rancangan RKA K/L dan pagu anggaran 2024 dengan para pejabat eselon I dalam waktu dekat,” ujar Syaiful.

Kemenparekraf Hadirkan Produk Kriya Unggulan Indonesia pada “NY Now 2023”

/

AMERIKA, RETENSI.ID – Kementerian dan /Badan Pariwisata dan Kreatif (/Baparekraf) kembali membawa tiga jenama kriya karya anak bangsa untuk unjuk gigi dalam salah satu dagang berbasis desain terbesar di dunia yakni “NY Now 2023” yang berlangsung pada 13-16 Agustus 2023, di Javits Center, , Amerika Serikat.

Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Erwita Dianti dalam keterangannya, Senin (14/8/2023) mengatakan partisipasi Indonesia pada pameran ini merupakan yang ke-5 sejak tahun 2016 dan sempat vakum pada tahun 2020-2022 akibat pandemi.

“Pameran ini merupakan bagian dari peran pemerintah sebagai fasilitator, untuk memasarkan desain artisan Indonesia, dan juga menjaga kontinuitas partisipasi mereka di bursa internasional,” kata Erwinta.

NY Now merupakan pameran khusus yang menampilkan produk artisan kriya, home decor, aksesoris, pakaian, pernak pernik perhiasan, dan lain-lain.

Pada keikutsertaan kali ini, Kemenparekraf bekerja sama dengan KJRI New York. Dimana melibatkan peran kurator internasional yaitu Jennifer Isaacson dari Cultural Revival untuk mengkurasi produk yang akan ditampilkan, bersama dengan dua kurator lokal yaitu Diana Nazir dari Himpunan Desainer Interior Indonesia dan Damayanti Budiratri dari Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia.

Setelah dikurasi terpilih tiga jenama lokal yakni Djalin, Kayou, dan Indo Risakti yang memproduksi beragam produk furnitur dan home décor.

Keikutsertaan Indonesia pada event di Amerika Serikat bukan tanpa alasan. Berdasarkan dari Direktorat Kajian Strategis Kemenparekraf, selama tiga tahun terakhir (2019-2021), Amerika Serikat menjadi negara tujuan terbesar produk ekonomi kreatif. Dan subsektor kriya berada di urutan kedua nilai ekspor terbesar.

“Hal ini membuktikan bahwa kualitas produk kriya serta desain produk Indonesia dapat memenuhi selera Amerika dan pasar internasional. Industri kriya juga memiliki peranan penting terhadap ekonomi karena memanfaatkan bahan baku lokal, menyerap banyak tenaga kerja, dan dapat memberikan sumbangan terhadap devisa negara,” tutur Erwinta.

Menparekraf: Kurang dari Setahun, Program #NgeShortsBareng Sukses Wadahi 300 UMKM

/

, RETENSI.ID – Menteri Pariwisata dan /Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menceritakan kisah sukses program #NgeShortsBareng yang digelar sejak September 2022 dan saat ini sukses mewadahi sekitar 300 UMKM, dimana di setiap kota setidaknya ada 30 lokal yang dibantu oleh para konten kreator lewat YouTube Shorts untuk dipromosikan.

Menparekraf Sandiaga Uno saat “The Weekly Brief With Sandi Uno” di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (31/7/2023) menjelaskan program #NgeShortsBareng bertujuan untuk membangun dan menggembangkan kreativitas para konten kreator di 11 kota di seluruh dengan menggunakan YouTube Shorts.

“Dari 11 kota dengan lebih dari 4.000 kreator turut berpartisipasi. Program #NgeShortsBareng sejauh ini telah mengakselerasi, mempromosikan destinasi wisata Indonesia, dan mendorong pengembangan konten kreator,” katanya.

Menparekraf Sandiaga menjelaskan, berdasarkan Impact Report tahun lalu, sebanyak 76 persen UMKM dengan YouTube setuju bahwa YouTube berperan dalam membantu mereka mengembangkan basis pelanggan dengan menjangkau pemirsa baru.

“UMKM di Indonesia dapat membuat channel YouTube untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan membangun brand awareness, sehingga membantu mereka meningkatkan pendapatan dan meraih kesuksesan, juga membantu mengurangi kesenjangan dengan membuka peluang untuk bisnis apapun, baik di metropolitan maupun di pedesaan, membuat channel tanpa biaya, dan membuka kesempatan menghasilkan pendapatan,” katanya.

Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Muhammad Neil El Himam mengatakan, ketika channel bertambah besar, demikian pula jumlah kru yang direkrut dalam produksi konten. kreatif di Indonesia pun menjadi lebih kuat, dan hal ini berdampak positif pada terbukanya lapangan kerja.

“Belajar dari pengalaman sekarang, terdapat 70 ribu video konten dari 4.000 kreator, ini dampaknya luar biasa. Tahun depan akan ditambah pesertanya, kami harap bisa mencapai 10 ribu video dari konten kreator, kami yakin digital konten menciptakan kreativitas tanpa batas sebagai upaya mendorong para pelaku UMKM atau mendorong aktivitas produksi konten agar lebih menarik,” ujarnya.

Kemenparekraf Dorong Desa Wisata di Jatim Naik Kelas Pasarkan Paket Wisata Melalui OTA

/

MADIUN, RETENSI.ID – Kementerian Pariwisata dan Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (/Baparekraf) mendorong -desa di Jawa Timur terutama yang telah masuk dalam Jejaring Desa Wisata (Jadesta) Kemenparekraf untuk membuat paket-paket wisata dan memasarkannya melalui Online Travel Agent (OTA).

Mendukung hal tersebut, Kemenparekraf berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Madiun untuk menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Beli Kreatif Desa Wisata Naik Kelas (Beti Dewi), Minggu (16/7/2023), yang bertujuan membantu mempromosikan desa wisata, on-boarding paket-paket wisata pada platform OTA mitra Kemenparekraf.

Dalam itu hadir sebagai peserta pengelola dari 10 desa wisata dan lima sentra ekonomi kreatif di Jawa Timur

“Kami membawa perwakilan desa-desa wisata untuk naik kelas agar -produk dan paket wisatanya bisa dietalasekan atau ditampilkan,” kata Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno dalam kegiatan yang berlangsung di GCIO Diskominfo Madiun.

Menparekraf Sandiaga berharap melalui program ini para pengelola desa wisata dapat memaksimalkan potensi pariwisata yang ada di daerahnya sekaligus memasarkan produk ekonomi kreatif. yang datang tidak sekadar berkunjung tapi juga belanja produk-produk ekraf desa wisata.

Desa wisata juga diharapkan meningkatkan destinasi dan pelayanan sehingga dapat mendongkrak pendapatan dan kesejahteraan masyarakat serta membantu tercapainya 4,4 juta lapangan pekerjaan baru di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Ekonomi kreatif kita itu bergerak kalau ada konsumsi dan konsumsi ini kita harapkan juga meningkatkan pendapatan desa-desa wisata sehingga dapat membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan tentunya meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi Indonesia,” kata Menparekraf Sandiaga.

Menparekraf Harap AKI 2023 Mampu Tingkatkan Omzet Produk Ekraf di Jayapura

/

PAPUA, RETENSI.ID – Menteri dan Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berharap program unggulan “Apresiasi Kreasi (AKI) 2023” bisa menjadi pemicu peningkatan omzet ekonomi kreatif () pelaku di Kota Jayapura, Papua.

Menparekraf Sandiaga yang hadir sebagai super mentor dalam acara AKI 2023 yang berlangsung di of Jayapura, Kamis (6/7/2023) malam, melihat potensi besar dari sektor parekraf di Jayapura yang dapat dikembangkan secara kolaboratif. Ditambah Jayapura telah memiliki creative hub bernama Papua Youth Creative Hub.

“Sehingga kehadiran AKI di Jayapura memberikan kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan pengetahuan serta harapannya akan ada peningkatan omzet. Saat mereka meningkatkan omzet tentunya bakal terbuka peluang usaha dan tercipta 4,4 juta lapangan kerja sebagai yang ditetapkan Presiden Jokowi sehingga dapat kita capai melalui program-program yang tepat manfaat, tepat sasaran,” kata Menparekraf Sandiaga.

Menparekraf Sandiaga memberi pesan kepada para pelaku ekraf untuk tidak berhenti berusaha, karena kesuksesan senantiasa akan datang kepada mereka yang berusaha. Menparekraf yakin, produk dan karya pelaku ekraf di Kota Jayapura tidak kalah dengan produk dan karya lainnya di luar sana.

“Tidak ada kesuksesan tanpa melalui kegagalan. Kegagalan adalah anak tangga menuju kesuksesan. Dan jika kita gagal di waktu yang awal, maka kita bisa menghindari kegagalan di waktu yang akan datang,” ujarnya.

Kemenparekraf Bahas Peluang Potensi Wisata Indonesia dengan TA/TO asal Malaysia

/

, RETENSI.ID – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (/Baparekraf) menggelar forum diskusi untuk membahas peluang, potensi, hingga proyeksi wisata di Tanah Air dengan Travel Agent/Tour Operator (TA/TO) dari Malaysia.

Forum diskusi tersebut digelar secara online dalam Webinar Pasar Malaysia dengan tema “ Tourism Update: Exploring New Destinations of Wonder”, pada Rabu, (7/6/2023).

Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (/Kabaparekraf) Salahuddin Uno dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat (9/6/2023) mengatakan, momentum ini tepat untuk mempromosikan wisata Indonesia untuk meningkatkan jumlah kunjungan Malaysia ke Indonesia.

“Saya optimistis target pergerakan 8,5 juta wisatawan mancanegara di tahun 2023 akan tercapai, menjadi berkah pemulihan ekonomi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Malaysia tetap menjadi prioritas mengingat tahun lalu kunjungan wisatawan dari Malaysia mencapai 2,7 juta,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Ni Made Ayu Marthini menjelaskan kegiatan Webinar ini bertujuan untuk memberikan informasi terkini mengenai kondisi pariwisata Indonesia kepada para pelaku pariwisata internasional khususnya di pasar Malaysia.

“Ini merupakan salah satu bentuk bagi lima super prioritas, khususnya Labuan Bajo dan Mandalika, dengan tujuan akhir dapat memberikan product knowledge kepada para peserta dan dapat membawa lebih banyak wisatawan asal Malaysia ke Indonesia,” ujarnya.

Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I (Asia Pasifik) Kemenparekraf/Baparekraf Wisnu Sindhutrisno saat webinar dihadiri 75 Wholesalers dan Travel Agent/Tour Operator (TA/TO) dari Malaysia menjelaskan tahun ini, Kemenparekraf akan memfokuskan upaya promosi melalui kolaborasi dengan para pemangku kepentingan dan pelaku utama bisnis pariwisata di dalam dan luar negeri, mulai dari Pemerintah Daerah, wholesalers/travel agent/tour operator, hotel, taman wisata/ hingga maskapai penerbangan, dalam bentuk misi penjualan dan kerja sama terpadu. 

Kemenparekraf Tambahkan Menu Baru “Ragam Poltekpar” di Website kemenparekraf.go.id

/

, RETENSI.ID – Kementerian Pariwisata dan /Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (/Baparekraf) menambahkan menu baru pada website resminya yakni “Ragam Poltekpar” yang dapat diakses melalui website kemenparekraf.go.id/poltekpar. Ragam Poltekpar sendiri berisikan informasi seputar Politeknik Pariwisata yang berada di bawah naungan Kemenparekraf.

Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Salahuddin Uno saat peluncuran menu Ragam Poltekpar dalam acara “The Weekly Brief With Sandi Uno” yang berlangsung secara hybrid di Pesona, Jakarta, Senin (5/6/2023), mengatakan dalam menu tersebut nantinya masyarakat dapat melihat informasi mengenai berbagai di seluruh Poltekpar yang berada di bawah koordinasi Kemenparekraf.

“Mulai dari program studi, event-event yang diselenggarakan Poltekpar, pemberitaan terkini, pengalaman belajar dan mengajar baik dari mahasiswa, dosen, bahkan alumni Poltekpar,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro , Kemenparekraf/Baparekraf, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani mengatakan Ragam Poltekpar merupakan hasil inovasi, adaptasi, dan kolaborasi dari Biro Komunikasi, Pusat Data dan Sistem Informasi, serta enam Politeknik Pariwisata. 

“Menu Ragam Poltekpar diharapkan dapat meningkatkan traffic ke website Kemenparekraf secara organik,” katanya.

Selain itu, kata I Gusti Ayu Dewi Hendriyani, Ragam Poltekpar nantinya akan diisi kreatif berupa tulisan dan foto hasil karya dari civitas akademika Poltekpar. 

“Tulisan dan foto yang ditayangkan mengenai aktivitas kampus maupun kegiatan lain terkait pariwisata dan ekonomi kreatif yang dikerjakan oleh insan-insan Poltekpar di bawah naungan Kemenparekraf,” ujarnya.

1 2 3