industri

/

Menparekraf Raih Penghargaan Top GPR Figure Award 2023

JAKARTA, RETENSI.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meraih penghargaan dari Government Public Relations (GPR) Institute sebagai Top GPR Figure 2023. Menparekraf Sandiaga Uno dalam pernyatannya di Jakarta, Rabu (26/7/2023), menyampaikan

Bosan Nonton Drakor yang Itu-Itu Aja? Ini Dia 4 Drama Korea dengan Rating Tinggi dan Reviewnya

JAKARTA, RETENSI.ID – kini telah menjadi salah satu paling dinamis dan berpengaruh di dunia, khususnya Indonesia. Selain popularitasnya di kalangan penonton, beberapa drama Korea juga menerima pujian dari para . Berikut adalah empat drama Korea dengan rating tinggi dan ulasan dari para kritikusnya.

1. Misaeng (2014)
“Misaeng” adalah adaptasi dari sebuah webtoon yang sangat populer. Drama ini menggambarkan kehidupan di dunia korporasi Korea dengan sangat tajam dan jujur. Para kritikus memuji alur cerita yang kuat dan penampilan aktor utama seperti Im Si-wan dan Lee Sung-min. Para kritikus juga menghargai cara drama ini menggambarkan di tempat yang bisa dirasakan dan relate dengan banyak orang.

2. Signal (2016)
“Signal” adalah sebuah drama misteri dan kejahatan yang menggabungkan unsur-unsur perjalanan waktu. Drama ini mendapat banyak pujian dari para kritikus karena cerita yang rumit, karakter yang kuat, dan penyutradaraan yang canggih. Kim Hye-soo, Jo Jin-woong, dan Lee Je-hoon memberikan penampilan yang sangat bagus dalam ini.

3. Reply 1988 (2015-2016)
“Reply 1988” adalah kisah persahabatan dan keluarga yang berlatar tahun 1980-an dan menjadi salah satu drama yang paling disukai di kalangan para kritikus dan penonton, Para kritikus memuji penggambaran era tersebut dan pengembangan karakter yang cemerlang. Drama ini berhasil menyuguhkan nuansa nostalgia yang mendalam kepada penontonnya.

4. Mr. Sunshine (2018)
“Mr. Sunshine” adalah drama sejarah yang menggambarkan periode penjajahan Korea oleh Jepang pada akhir abad ke-19. Para kritikus memuji produksi yang megah, yang kuat, dan penampilan aktor utamanya, Lee Byung-hun. Drama ini juga dikenal karena penggabungan sejarah dengan elemen fiksi yang sangat baik.

Gaet Wisman Asal Tiongkok, Wonderful Indonesia Hadir di CAExpo-TE 2023

/

JAKARTA, RETENSI.ID – Kementerian dan /Badan Pariwisata dan Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) melalui nation branding Wonderful Indonesia hadir di Pariwisata China- Expo (CAExpo-TE) 2023 yang berlangsung pada 13-15 Oktober 2023 di Guilin Pusat Konferensi dan Pameran Internasional, Guilin, Guangxi, Tiongkok, sebagai upaya menggaet wisatawan mancanegara asal Tiongkok ke Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif () Sandiaga Salahudin Uno dalam pernyataanya di Jakarta, Selasa (17/10/2023) menjelaskan sesuai arahan Presiden Joko Widodo, pameran menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan produk Indonesia di negara lain. Untuk itu dipilih tempat yang paling baik dan tempat yang paling strategis untuk promosi dengan melibatkan enam pelaku pariwisata, terdiri dari hotel, travel agent, dan tour , yang mewakili “Bali and Beyond”

“Kami memprediksi kunjungan wisman dari Tiongkok baru akan pulih sepenuhnya di atas tahun 2025. Meski begitu, kami berencana untuk menggenjot jumlah kunjungan wisman Tiongkok kembali ke level seperti pada tahun 2019. Di antaranya, dengan berfokus pada wisatawan dan berkelanjutan di pasar-pasar utama seperti Shanghai, Beijing, dan Guangzhou,” ujarnya.

CAExpo-TE telah diselenggarakan selama 8 tahun berturut-turut dengan tingkat keberhasilan yang tinggi dan ajang itu berkomitmen untuk menjadi pameran profesional kerja sama pariwisata antara Tiongkok dan negara-negara ASEAN. Selain juga menjadi platform internasional untuk mewujudkan kerja sama pariwisata regional. Indonesia sebagai anggota ASEAN dan ketua ASEAN tahun ini wajib ikut serta di dalamnya.

“Tujuan kami adalah memenuhi target agar setelah mengunjungi Bali, wisatawan Tiongkok akan menambah dan melanjutkan perjalanannya ke destinasi lain di Indonesia agar mereka mendapatkan pengalaman yang luar biasa,” kata Sandiaga.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Ni Made Ayu Marthini menekankan pentingnya konektivitas langsung untuk mempercepat pemulihan pariwisata Indonesia dan untuk menarik lebih banyak wisatawan Tiongkok ke Indonesia. Namun, kapasitas kursi penerbangan Tiongkok-Indonesia dan penerbangan langsung baru pulih 45 persen dibandingkan sebelum pandemi.

“Istana Berbatik” Jadi Momentum Bangkitkan Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja

/

JAKARTA, RETENSI.ID – Menteri dan /Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Salahuddin Uno mengapresiasi pelaksanaan Event “Istana Berbatik” di depan Istana Merdeka Jakarta, pada Minggu (1/10/2023) sebagai momentum pemicu kebangkitan ekonomi dan pembukaan lapangan masyarakat Indonesia.

Sandiaga dalam keterangannya mengatakan kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Kementerian BUMN, didukung oleh Pemprov DKI Jakarta, BUMN, BUMD DKI Jakarta, pihak swasta, serta komunitas. Event ini diselenggarakan dengan tujuan untuk melestarikan dan mempromosikan sebagai Indonesia.

“’Istana Berbatik’ ini berdampak terhadap pergerakan ekonomi kreatif kita. Karena batik banyak menjadi produk pilihan yang dikembangkan oleh para pelaku ekonomi kreatif selain itu event ini juga melibatkan banyak pelaku ekraf, sehingga bisa membuka lapangan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat,” kata Sandiaga.

“Istana Berbatik” yang menampilkan fashion show yang akan dibawakan oleh 506 peraga di antaranya para Menteri dan Wakil Menteri beserta pasangan, gubernur dari seluruh provinsi, Duta Besar sahabat, perwakilan BUMN, perwakilan dari Kraton Yogyakarta, Solo dan Cirebon, model profesional serta public figure. Selain fashion show, event ini juga menghadirkan penampilan dari musisi ternama Tanah Air seperti Rossa, Soegi Bornean, Novia Bachmid, Mirabeth, dan Olivia.

Menparekraf Sandiaga mengungkapkan, fashion show “Istana Berbatik” ini memberikan ruang bagi para desainer lokal dan seniman batik untuk menampilkan karya terbaik mereka. Menurutnya, ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam memberdayakan batik dan industri mode Indonesia, mendorong peningkatan kreativitas dan inovasi, serta memperkenalkan kekhasan budaya Indonesia ke pasar fesyen dunia.

“Event ini menjadi momentum pelestarian tradisi dan budaya bangsa. Karena, salah satu tujuan pelaksanaan ‘Istana Berbatik’ adalah mengajak berbagai lapisan masyarakat agar dapat mencintai dan melestarikan budaya Indonesia, dalam hal ini batik sebagai warisan budaya bangsa yang telah mendapatkan pengakuan dari ,” katanya.

Menparekraf Raih Penghargaan Top GPR Figure Award 2023

/

JAKARTA, RETENSI.ID – Menteri dan /Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi (/Kabaparekraf) Salahuddin Uno meraih dari Government Public Relations () Institute sebagai Top GPR Figure 2023.

Menparekraf Sandiaga Uno dalam pernyatannya di Jakarta, Rabu (26/7/2023), menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada GPR Institute atas penghargaan yang dianugerahkan kepada dirinya.

“Penghargaan ini memberikan semangat dan keyakinan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan terus maju dan bertumbuh ke arah yang lebih baik,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf I Gusti Ayu Dewi Hendriyani secara virtual. Ia mengatakan penghargaan yang diterima oleh Menparekraf Sandiaga Uno ini tentunya, memicu semangat di Tim Biro Komunikasi Kemenparekraf.

“Ini menjadi semangat baru bagi kami dalam melaksanakan tugas dan fungsi untuk menyampaikan informasi kepada publik secara tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat manfaat,” katanya.

Kemenparekraf telah meluncurkan berbagai kebijakan dan program dalam upaya pengembangan dan pariwisata, pengembangan pemasaran pariwisata mancanegara, pengembangan pemasaran pariwisata nusantara, dan pengembangan kelembagaan kepariwisataan.

“Dengan diiringi semangat Gercep (gerak cepat), Geber (gerak bersama), dan Gaspol (garap semua potensi yang ada) dibarengi dengan inovasi, , dan kolaborasi,” ujarnya.

“Net Zero Emissions: Strengthening Corporate Decarbonization Journey” Talkshow Menyoroti Aksi Korporasi dalam Menghadapi Perubahan Iklim

, RETENSI.ID – Indonesian Business Council for Sustainable Development (IBCSD), bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Indonesia () menyelenggarakan talkshow bertajuk “Net Zero Emissions: Strengthening Corporate Decarbonization Journey” pada tanggal 7 Juli 2023 dalam acara Indonesia Climate Change Expo & Forum 2023 (ICCEF 2023) yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Acara ini bertujuan untuk mempertemukan para pemimpin perusahaan terkemuka, pakar industri, dan pendukung keberlanjutan untuk mendiskusikan kebutuhan mendesak bagi perusahaan dalam mengatasi perubahan dan membuka jalan menuju nol emisi.

Acara bincang-bincang ini menyoroti temuan-temuan yang mengkhawatirkan dari laporan Panel Antar Pemerintah tentang Perubahan Iklim () tahun 2021. Laporan ini menekankan dampak perubahan iklim yang belum pernah terjadi sebelumnya dan semakin meningkat serta konsekuensi yang mengerikan jika emisi karbon tidak dikurangi untuk membatasi pemanasan global hingga 1,5°C. Laporan ini menyoroti potensi risiko yang ditimbulkan oleh perubahan iklim bagi umat manusia dan komunitas bisnis.

Mengalokasikan 18% dari PDB ke sektor-sektor yang berdampak tinggi seperti manufaktur beremisi tinggi, tenaga listrik berbasis bahan bakar fosil, dan pertanian, beberapa berkembang, termasuk Indonesia, menghadapi yang signifikan dalam transisi menuju ekonomi rendah karbon. Untuk mengatasi tantangan ini, negara-negara tersebut harus melakukan proses industri dan memperluas sumber energi terbarukan, yang mendorong pentingnya keterlibatan perusahaan dalam transisi ini.

Menyadari komitmen komunitas bisnis global untuk mencapai emisi nol pada tahun 2050, IBCSD, bekerja sama dengan Kadin Indonesia dan mitra lainnya, mendirikan KADIN Net Zero Hub (KADIN NZH). Platform terobosan ini bertujuan untuk mendukung perusahaan-perusahaan Indonesia dalam perjalanan mereka mencapai emisi nol bersih.

Acara ini menghadirkan pembicara-pembicara terkemuka yang berbagi wawasan dan praktik terbaik mereka dalam mencapai emisi nol nol. Edi Purwanto, STP, M.M., Wakil Ketua Umum Kadin Jawa Timur Bidang Pertanian dan Pangan; Diah Sulung Syafitri dari sekretariat Kadin Net Zero Hub; dan Minarto Basuki, Direktur PT Pakuwon Jati Tbk.

Dampak perubahan iklim sudah nyata dan dirasakan saat ini. Edi Purwanto mengatakan, “Krisis iklim sudah terjadi dan semakin mengkhawatirkan, oleh karena itu penting untuk membatasi kenaikan suhu bumi di bawah 1,5°C. Tentu saja, diperlukan kontribusi bersama untuk mencapai tujuan ini.”

Lebih lanjut, talkshow ini menekankan pentingnya kolaborasi dan aksi bersama dalam memerangi perubahan iklim. Acara ini menjadi pengingat bahwa transisi menuju ekonomi nol karbon membutuhkan upaya bersama dari para pelaku dan pemangku kepentingan lainnya. “Dunia usaha akan segera dikenakan pajak karbon yang perlu segera diantisipasi. Untuk itu, Kadin Indonesia menginisiasi KADIN NZH sebagai wadah bagi perusahaan-perusahaan yang ingin memulai perjalanan menuju ekonomi nol karbon,” ujar Diah Sulung Syafitri.

Perusahaan dan pakar industri telah melihat ancaman krisis iklim dan oleh karena itu banyak yang telah menetapkan target untuk mengurangi emisi mereka seperti PT Pakuwon Jati, Tbk, grup pengembang terkemuka di Indonesia. Minarto Basuki mengatakan, “Kami bertujuan untuk memenuhi komitmen kami untuk mencapai net-zero melalui keanggotaan kami di KADIN NZH. Sebagai Perusahaan Publik, para investor kami mulai menuntut pelaporan emisi melalui CDP, sehingga menjadi kewajiban kami untuk mematuhinya. Mitra KADIN NZH membantu kami mengadopsi pendekatan yang lebih sistematis untuk mengurangi jejak karbon kami.”

“Net Zero Emissions: Strengthening Corporate Decarbonization Journey” yang juga bagian dari program KADIN NZH merupakan langkah baik yang signifikan dalam meningkatkan kesadaran dan menumbuhkan rasa tanggung jawab di antara perusahaan-perusahaan Indonesia dalam perjalanan mereka menuju emisi nol bersih. Melalui KADIN NZH, komunitas bisnis Indonesia dapat berkolaborasi dan mendorong perubahan yang berkelanjutan, berkontribusi pada masa depan yang lebih hijau dan tangguh.

Kemenparekraf Gelar Famtrip ke NTB bagi TA/TO BBTF 2023 dari Wilayah ASEAN

/

NTB, RETENSI.ID – Kementerian dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) telah melaksanakan kegiatan perjalanan umum pengenalan atau familiarization trip (famtrip) ke Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 18 hingga 20 Juni 2023 dengan mengundang empat perwakilan travel agent/tour (TA/TO) dari wilayah ASEAN yang hadir pada event Bali Beyond Travel Fair (BBTF) 2023.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangannya, Senin (3/7/2023), mengatakan kegiatan post tour ini merupakan bagian dari kampanye 5 Pariwisata Super Prioritas. Dalam hal ini menawarkan destinasi wisata di Nusa Tenggara Barat yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi selain Bali kepada para mitra outbound travel dari negara ASEAN yang berasal dari Singapura, Filipina, Thailand, dan Kamboja.

“Melalui aktivasi famtrip seperti ini diharapkan para pelaku wisata outbound dari ASEAN dapat lebih update dan mengenal berbagai destinasi wisata di Indonesia melalui langsung serta menjadikan Indonesia sebagai top of mind saat merekomendasikan dan menjual paket ke para konsumernya, karena banyak destinasi wisata menarik yang bisa dipromosikan selain Bali,” kata Menparekraf Sandiaga.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Ni Made Ayu Marthini, menambahkan keempat negara ASEAN tersebut yakni Singapura, Filipina, Thailand, dan Kamboja merupakan pasar potensial bagi Indonesia.

“Pada tahun 2019 jumlah wisatawan yang datang dari ke empat negara tersebut ke Indonesia sebesar 2,3 juta. Dengan wisatawan dari Singapura di antaranya sebesar 1,9 juta wisatawan. Menempati rangking ketiga setelah Tiongkok,” ujar Ni Made.

Saat ini penerbangan langsung dari empat negara pasar tersebut sudah mulai aktif beroperasi ke Indonesia, khususnya Jakarta dan Bali.

“Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan pada peningkatan jumlah . Karena selain memberikan kontribusi wisman asal negaranya, keempat negara ini juga berperan sebagai hub yang menghubungkan wisman dari luar ASEAN ke Indonesia,” kata Ni Made.